Tangerang Selatan, Dinamikaxpress.com– Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memberikan arahan tegas kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk segera membentuk panitia seleksi (pansel) dalam rangka pelaksanaan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan.
Langkah ini memperkuat indikasi bahwa rotasi dan mutasi pejabat di tubuh Pemkot Tangsel akan segera dilakukan.
“Saya sudah mintakan kepada BKPSDM untuk mengkomunikasikan dengan orang-orang yang akan kita jadikan panitia seleksi di masa yang akan datang,” ujar Benyamin kepada awak media.
Meski demikian, Benyamin menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Mengacu pada regulasi yang berlaku, pelaksanaan baru dimungkinkan setelah 20 Agustus 2025.
“Saya memang harus sesuai aturannya. Saya baru boleh melakukan rotasi-mutasi itu paling tidak 20 Agustus 2025, karena enam bulan setelah 20 Februari kemarin (hari pelantikan),” jelas pria yang akrab disapa Bang Ben tersebut.
Lebih lanjut, Bang Ben menilai rotasi dan mutasi jabatan saat ini sudah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat terdapat sejumlah jabatan strategis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong, terutama pada level eselon II.
“Ada enam OPD yang kosong pada tingkat eselon II. Tentu di bawahnya juga ikut. Nanti ke depannya saya akan melakukan seleksi,” ungkapnya.
Meski demikian, Benyamin menekankan bahwa pengisian posisi kosong tidak dilakukan secara serta-merta. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan terlebih dahulu, termasuk mempertimbangkan mekanisme lelang jabatan.
“Misalnya BKAD sekarang kosong, jabatan Plt bisa saja saya isi dari eselon II yang lain, sehingga yang diseleksi adalah posisi yang ditinggalkan. Tergantung nanti kebutuhan organisasinya seperti apa, mana yang dilelang dan mana yang belum,” tuturnya.
Benyamin juga merinci bahwa kekosongan sejumlah jabatan disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pensiun hingga wafatnya pejabat sebelumnya.
“Yang pasti sekarang yang kosong adalah BKAD, Dinas Perpustakaan, Dinas Dukcapil, kemudian Bapenda, DLH, lalu sebentar lagi Dispora. Dispora itu Oktober. Jadi serba tanggung. Ya, kemungkinan di antara enam itu ada yang nanti harus melalui seleksi dan ada yang dirotasi,” pungkasnya.
(Andi Priyatna)