Dinamikaxpress.com, Bogor – Menyusul turunnya realisasi Bantuan Keuangan (BANKEU) di enam desa Kecamatan Cariu yang telah merampungkan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan desa, Penasehat Wartawan & LSM Bogor Timur, Leonard, mendesak Camat Cariu agar melakukan evaluasi dan monitoring secara transparan.

Menurut Leonard, masyarakat berharap adanya penilaian terbuka terhadap penggunaan anggaran BANKEU tersebut guna menghindari potensi praktik korupsi maupun dugaan pemangkasan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan.
“Bantuan keuangan yang disalurkan ke enam desa di Kecamatan Cariu bukan hanya untuk pemerataan pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga harus dinilai oleh masyarakat. Karena pengerjaan sudah rampung, maka perlu dilakukan evaluasi monitoring secara transparan oleh pihak kecamatan, tanpa ada yang ditutupi, termasuk penggunaan anggaran hingga dugaan pemangkasan yang berlebihan,” ujar Leonard kepada media.
Leonard menyebutkan, desa yang telah menerima realisasi BANKEU antara lain Desa Kutamekar, Cikutamahi, Tegal Panjang, Sukajadi, dan Mekarwangi. Ia menambahkan, masih ada desa lain yang belum memperoleh bantuan tersebut.
Karena itu, Leonard meminta Bupati Bogor, Rudi Susmanto, agar memerintahkan Camat Cariu bertindak profesional dalam mengawasi penggunaan dana BANKEU.
“Pemeriksaan BANKEU harus dilakukan secara profesional agar pagu anggaran bisa tepat sasaran dan terpenuhi secara merata. Tim evaluasi dan monitoring dari pemerintah kecamatan harus benar-benar menjalankan fungsi pengawasan atas hasil dan realisasi BANKEU itu,” tegas Leonard, yang juga mantan aktivis Forkot.
Ia kembali menekankan pentingnya transparansi dalam proses evaluasi.
“Camat jangan menutupi apa pun dalam penggunaan dana BANKEU, harus terbuka kepada publik,” pungkasnya.
Arifianti