Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260428_185417_ChatGPT.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • KESEHATAN
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • PENDIDIKAN
  • SMKN 1 Sukalarang Olah Sampah Plastik Jadi Ecobrick, Wujudkan Karakter Pancawaluya
  • PENDIDIKAN

SMKN 1 Sukalarang Olah Sampah Plastik Jadi Ecobrick, Wujudkan Karakter Pancawaluya

dinamikaxpress.com 14 Oktober 2025 2 minutes read
IMG-20251014-WA0046

Cianjur, DinamikaXpos — SMKN 1 Sukalarang menggelar kegiatan pengolahan sampah anorganik dengan memanfaatkan limbah plastik menjadi ecobrick sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih sekaligus menumbuhkan karakter Pancawaluya pada peserta didik.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 14.30 ini melibatkan seluruh siswa kelas X, XI, dan XII dari berbagai jurusan. Dalam pelaksanaannya, siswa membuat ecobrick—botol plastik berukuran 600 ml yang diisi padat dengan potongan kecil sampah anorganik seberat 300 gram. Produk ini nantinya akan dimanfaatkan menjadi tong sampah, kursi, maupun elemen taman sekolah.

 

Guru Projek IPAS sekaligus Staf Kesiswaan SMKN 1 Sukalarang, Desi Natalia Supardi, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter Pancawaluya: cageur, bageur, pinter, bener, dan singer.

 

> “Kami ingin menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan nalar kritis siswa agar mampu mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi,” ujar Desi kepada DinamikaXpos.

 

 

 

Selain membuat ecobrick, sekolah juga berencana mengembangkan pengolahan sampah organik menjadi biogas dan ekoenzim. Setiap jurusan diberi tanggung jawab untuk mengelola kegiatan ini secara mandiri agar lebih efektif dan kondusif.

 

Kepala SMKN 1 Sukalarang, Mirafuddin, S.Pt., M.M.Pd., menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian dari pembentukan karakter.

 

> “Kesadaran menjaga kebersihan harus menjadi budaya warga sekolah agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan kondusif,” ujarnya.

 

 

 

Kegiatan ini juga menjadi ajang lomba antarjurusan yang dinilai langsung oleh pihak provinsi. Dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto dan video akan diunggah melalui tautan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 

Diharapkan, gerakan ini tidak berhenti sebagai proyek sementara, melainkan menjadi kebiasaan berkelanjutan dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan dan berdaya cipta.

 

(Jainal/DinamikaXpos)

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Dualisme Telah Berakhir, Ketua PWI Kota Tangsel Edy Riyadi Siap Gelar Musyawarah
Next: Pintu Air Cibunar Tidak Berfungsi, Pemdes Minta Dinas PUPR Segera Turun Tangan

Related Stories

image_berita-c3543f8b-e859-4b85-85e8-366b4d8f364f
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN

Banten Catat Angka Melek Huruf 99,95 Persen, Akses Pendidikan Gratis Terus Diperluas

dinamikaxpress.com 30 Mei 2026
IMG-20260527-WA0035
  • PENDIDIKAN

Hilman Nurjaman: Idul Adha Jadi Penguat Kepedulian dan Gotong Royong Pendidikan

dinamikaxpress.com 27 Mei 2026
IMG-20260525-WA0031
  • PENDIDIKAN

Siswa SMP PGRI 2 Ciledug Kota Tangerang Raih Prestasi Robotik Tingkat Nasional di Ajang R4M 2026

dinamikaxpress.com 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.