Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260428_185417_ChatGPT.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • KESEHATAN
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • DAERAH
  • Dindikbud Tangsel Minta Maaf atas Insiden Pengusiran Wartawan di SMPN 19
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN

Dindikbud Tangsel Minta Maaf atas Insiden Pengusiran Wartawan di SMPN 19

dinamikaxpress.com 18 November 2025 2 minutes read
IMG-20251118-WA0045

Tangerang selatan. Dinamikaxpress.com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan menyampaikan permohonan maaf atas insiden pengusiran sejumlah wartawan oleh petugas keamanan saat hendak meliput perkembangan kasus bullying di SMPN 19 pada Senin (17/11).

 

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, mengatakan insiden tersebut terjadi di tengah tekanan yang dialami pihak sekolah akibat kasus perundungan yang menelan korban jiwa dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

 

“Kami mohon maaf. Situasi sekolah memang sedang tertekan,” ujar Deden saat ditemui di SMPN 19, Selasa (18/11).

 

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, mengatakan insiden tersebut terjadi di tengah tekanan yang dialami pihak sekolah akibat kasus perundungan yang menelan korban jiwa dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

 

“Kami mohon maaf. Situasi sekolah memang sedang tertekan,” ujar Deden saat ditemui di SMPN 19, Selasa (18/11).

 

Deden menjelaskan insiden itu diduga disebabkan oleh miskomunikasi antara petugas sekolah dan para jurnalis. Ia memastikan pihaknya sudah meminta klarifikasi dari sekolah sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada awak media.

 

“Mungkin ada mis komunikasi antara teman-teman wartawan dan pihak sekolah. Kami minta maaf, termasuk dari pihak sekolah,” katanya.

 

Deden menegaskan Dindikbud akan membuka akses informasi yang lebih jelas bagi media. Wartawan dipersilakan meminta klarifikasi langsung kepada pihak sekolah bila diperlukan.

 

Ke depan, informasi yang dibutuhkan media bisa lebih mudah diakses melalui pihak sekolah,” ujarnya.

 

Ia juga meminta awak media memahami kondisi sekolah yang masih dalam suasana terguncang setelah insiden perundungan yang menyebabkan seorang siswa meninggal dunia. Menurutnya, proses wawancara tetap bisa dilakukan selama tidak mengganggu kegiatan belajar.

 

Silakan datang ke sekolah untuk wawancara, mungkin saat jam istirahat saja, jangan saat jam belajar,” kata Deden.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Deden Deni usai meninjau langsung SMPN 19 yang berlokasi di Jalan Widiya Kencana, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, pada Selasa (18/11/2025).

 

( Hasan Basri )

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Operasi Zebra Jaya 2025 Resmi Dimulai! Siap-Siap, Banyak Pelanggaran yang Bakal Ditertibkan
Next: BRI KC Pancoran Berikan Promo di BRImo SIP PADEL League 2025

Related Stories

1780543772_0
  • DAERAH
  • OLAHRAGA

Lepas Kontingen POPDA dan PEPARPEDA 2026, Sekda Bambang Optimistis Atlet Tangsel Berprestasi

dinamikaxpress.com 4 Juni 2026
Screenshot_20260603_201922_Samsung Internet
  • DAERAH
  • POLITIK

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Festival Kuliner Nusantara Meriahkan Bulan Bung Karno di Tangsel

dinamikaxpress.com 3 Juni 2026
image_berita-c3543f8b-e859-4b85-85e8-366b4d8f364f
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN

Banten Catat Angka Melek Huruf 99,95 Persen, Akses Pendidikan Gratis Terus Diperluas

dinamikaxpress.com 30 Mei 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.