Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260325_115122_Canva.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • DAERAH
  • Buntut Kritik Soal Dana Desa, Anggota BPD di Bekasi Dilaporkan Kades ke Polisi
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL

Buntut Kritik Soal Dana Desa, Anggota BPD di Bekasi Dilaporkan Kades ke Polisi

dinamikaxpress.com 17 Juni 2025 2 minutes read
IMG-20250617-WA0005

Bekasi Dinamikaexpress.com— Suasana pemerintahan Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, memanas. MY, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dilaporkan oleh Kepala Desa ke Polsek Muaragembong atas dugaan pencemaran nama baik, Senin (16/06/2025).

Laporan ini disebut berkaitan dengan unggahan status WhatsApp MY yang menyinggung pengelolahan anggaran Dana Desa. Dalam status tersebut, (MY) menyebut, “Lurah Pantai Sederhana itu sakti, anggaran dana desa digegares, tidak ada bangunan sama sekali.”

Menanggapi laporan itu, (MY) menjelaskan bahwa status tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moralnya sebagai Humas BPD dalam merespons keluhan masyarakat.

“Banyak warga yang mempertanyakan kinerja kami karena tidak ada pembangunan yang terlihat. Saya siap membuktikan kondisi tersebut dengan data dari 2023 sampai 2024,” ujar MY saat ditemui media.

Lebih lanjut, MY mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah desa maupun penyusunan anggaran. Ia juga menyatakan belum pernah menerima salinan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) meskipun telah berulang kali meminta.

“Saya minta ke operator, nomor saya diblokir. Saya tanya ke lurah dan Ketua BPD, juga diblokir. Ketua BPD bahkan bilang, ‘nggak usah nanya-nanya, anggaran itu pendaringan lurah’,” ujarnya.

Meskipun dilaporkan ke kepolisian, MY menyatakan siap menjalani proses hukum demi menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Saya tidak takut. Jalan-jalan rusak seperti Tanjung Nuhun dan Muara Kuntul malah diperbaiki pakai swadaya warga, bukan dana desa,” katanya.

Kritik MY mendapat dukungan dari sejumlah warga. Salah satunya, SH, tokoh masyarakat setempat, menilai tindakan Kepala Desa yang melaporkan anggota BPD merupakan bentuk arogansi kekuasaan.

“Kami sangat kecewa. BPD itu perwakilan rakyat, bukan musuh kepala Desa. Kalau mereka menyuarakan keresahan warga, itu sudah tugasnya. yang jadi persoalan justru pengelolaan dana desa yang selama ini tertutup,” ujar SH.

Menabahkan Tolong Kepala Desa pantai Sederhana transparan dalam menjalankan Tugas roda pemerintahan..

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Pantai Sederhana belum memberikan klarifikasi resmi atas laporan tersebut maupun tudingan MY terkait ketertutupan anggaran.

(Arifianti)

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Keluarga Pasien Tertahan di RSUD Kota Tangerang karena Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan
Next: Bertolak dari Singapura, Presiden Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Rusia

Related Stories

IMG-20260417-WA0035
  • DAERAH

Halal Bi Halal Himpunan Alumni KNPI Banten, Momentum Perguliran Kepemimpinan Presidium

dinamikaxpress.com 17 April 2026
berita-dfc0562a-8a6b-4421-802c-9012ac44b7df
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN

Wujudkan Kuliah Gratis, Pemkab Tangerang Kembali Buka Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

dinamikaxpress.com 17 April 2026
Screenshot_20260417_001035_ChatGPT
  • DAERAH

Expert Goes to School, Terobosan Diskominfo Tangsel Cetak Talenta Digital Siap Kerja

dinamikaxpress.com 17 April 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.