KABUPATEN TANGERANG, Dinamikaxpress.com – Kegiatan pengajian rutin malam Senin yang diselenggarakan oleh Majelis Gubah Rasulullah kembali digelar usai libur bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Technopreneur As Shofa, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/4/2026) malam.
Pembukaan pengajian rutin tersebut dirangkaikan dengan acara halal bihalal bersama sejumlah majelis taklim, di antaranya Majelis Rajeg, Syekhermania Tangerang Raya, serta Majelis Gabungan Rajeg.
Pengasuh Pondok Pesantren Technopreneur As Shofa, KH. Nur Rohman, menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal merupakan tradisi masyarakat Muslim Indonesia yang memiliki makna penting dalam mempererat hubungan antarumat.
“Halal bihalal menjadi momentum untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah setelah Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Pengajian yang dipimpin oleh KH. Nur Rohman bersama Gus Ragil tersebut berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.30 WIB. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan keluarga habaib yang berdomisili di wilayah Rajeg dan sekitarnya.
Dalam pelaksanaannya, pengajian rutin diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti zikir bersama, pembacaan selawat, ceramah agama, serta kegiatan sosial berupa sedekah dan silaturahmi.
Selain itu, jamaah juga mengikuti pembacaan Ratib Al-Haddad, Maulid Simtudduror, serta kajian kitab Tashilutturuqot Ilaa Saadah Fi Addarain.
KH. Nur Rohman yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Dewan Pimpinan Daerah Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (DPD SWI) Tangerang menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui amalan selawat, ibadah, serta akhlak yang baik.
“Kita berharap melalui kegiatan ini, umat dapat terus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak selawat, amal saleh, dan menjaga akhlak,” tuturnya.
Sebagai bentuk adaptasi teknologi, kegiatan pengajian rutin ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube As-Shofa TV, sehingga dapat diikuti oleh masyarakat yang tidak hadir secara langsung.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
(Supriatin/Gunawan)