Kota Tangerang, Dinamikaxpress.com- Suasana ekonomi rakyat saat ini memang belum sepenuhnya membaik. Harga kebutuhan pokok yang terus naik dan daya beli yang menurun membuat masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu, semakin terhimpit. Di tengah situasi sulit ini, kehadiran bantuan sosial (bansos) kembali menjadi angin segar.
Warga kurang mampu di Kota Tangerang menyambut dengan rasa syukur atas penyaluran bantuan beras yang mulai dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi warganya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun, menjelaskan bahwa bansos berupa beras sebanyak 20 kilogram per keluarga akan diberikan kepada masyarakat yang tergolong dalam kategori kurang mampu. Total sebanyak 66.245 keluarga di Kota Tangerang telah terdaftar sebagai penerima bantuan ini.
“Penyaluran bantuan sosial ini berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial yang tercatat di Pemkot Tangerang,” ujar Muhdorun. Ia juga menambahkan bahwa pendistribusian dilakukan secara ketat dan diawasi langsung oleh petugas di lapangan, guna memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak.
Program bantuan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Tangerang dengan Perum BULOG sebagai penyedia beras, dan PT Pos Indonesia sebagai mitra distribusi. Bansos disalurkan secara bertahap mulai tanggal 18 Juli hingga 25 Juli 2025.
Adapun bantuan ini merupakan bagian dari program nasional yang digulirkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah situasi yang penuh tantangan.
Dengan adanya bansos ini, banyak warga yang merasa terbantu dan berharap agar bantuan serupa dapat terus berlanjut. Sebab bagi sebagian besar dari mereka, sekarung beras bisa menjadi penyambung hidup selama beberapa minggu ke depan.
(Kristin)