Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260428_185417_ChatGPT.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • KESEHATAN
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • SEPUTAR KITA
  • Warga Pamulang Permai I Tolak Parkir Berbayar, Desak Pemkot Tangsel Buka Dialog
  • SEPUTAR KITA

Warga Pamulang Permai I Tolak Parkir Berbayar, Desak Pemkot Tangsel Buka Dialog

dinamikaxpress.com 2 Maret 2026 2 minutes read
IMG-20260302-WA0046

TANGERANG SELATAN, Dinamikaxpress.com– Puluhan warga bersama Paguyuban Kuliner Ruko Pamulang Permai I RW 23 menggelar aksi unjuk rasa di lobi Kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (2/2/2026). Mereka menyuarakan penolakan terhadap kebijakan parkir berbayar yang diterapkan di lingkungan Perumahan Pamulang Permai I.

Aksi tersebut ditujukan kepada Wali Kota Tangerang Selatan, Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, hingga pihak pemenang lelang pengelolaan parkir. Warga menilai kebijakan itu diterapkan tanpa sosialisasi maupun pemberitahuan resmi kepada masyarakat yang terdampak langsung.

Ketua Paguyuban Warga RW 23 Pamulang Permai I, Gus Amos Sugianto, mengatakan warga merasa keberatan karena kawasan yang selama ini menjadi fasilitas umum (fasum) perumahan tiba-tiba ditetapkan sebagai lokasi parkir berbayar.

“Kami tidak pernah diajak duduk bersama atau diberi penjelasan sebelumnya. Tiba-tiba sudah ada penetapan. Ini yang membuat warga kaget dan merasa tidak dihargai,” kata Gus Amos di lokasi aksi.

Menurutnya, area tersebut selama ini dimanfaatkan warga dan pengunjung usaha kuliner setempat. Kebijakan parkir berbayar dikhawatirkan akan membebani masyarakat serta berdampak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggantungkan aktivitas ekonominya di kawasan itu.

“Kalau pengunjung harus bayar parkir, tentu akan memengaruhi minat datang. Kami khawatir omzet pelaku usaha kecil di sini menurun. Jangan sampai kebijakan ini justru mematikan ekonomi warga sendiri,” ujarnya.

Selain soal dampak ekonomi, warga juga mempertanyakan mekanisme lelang serta dasar hukum penetapan titik parkir berbayar di lingkungan permukiman. Mereka mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan meninjau ulang kebijakan tersebut dan membuka ruang dialog dengan warga.

“Kami datang baik-baik untuk meminta kejelasan. Harapan kami ada dialog terbuka, bukan keputusan sepihak,” tegas Gus Amos.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga RW 23 Pamulang Permai I.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Warga berharap aspirasi mereka didengar sebelum kebijakan parkir berbayar benar-benar diterapkan di kawasan permukiman tersebut. (Red/wans)

 

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Sengketa Lahan 91.552 Meter di Sawangan Memanas, Dugaan Galian C Ilegal Jadi Sorotan
Next: Penguatan Layanan Primer Jadi Fokus Kesehatan Masyarakat Indonesia di 2026

Related Stories

IMG-20260602-WA0044
  • SEPUTAR KITA

Embung Bugel Karawaci Tak Kunjung Tuntas, BHP2HI Minta Pemkot Tangerang Transparan

dinamikaxpress.com 2 Juni 2026
IMG-20260528-WA0011
  • SEPUTAR KITA

PT Jaya Wira Manggala Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Kelapa Indah pada Idul Adha 1447 H

dinamikaxpress.com 28 Mei 2026
IMG-20260527-WA0048
  • SEPUTAR KITA

Yayasan Bani Abas Tebar Kepedulian Sosial, Salurkan Daging Kurban kepada Warga Tangerang Selatan

dinamikaxpress.com 27 Mei 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.