Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260325_115122_Canva.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • NASIONAL
  • Andi Bondan: Dana Desa Jangan Ditiadakan
  • DAERAH
  • NASIONAL

Andi Bondan: Dana Desa Jangan Ditiadakan

dinamikaxpress.com 25 Desember 2025 2 minutes read
IMG-20251225-WA0015

ULASAN DINAMIKAXPRESS.COM

DANA DESA JANGAN DITIADAKAN

OLEH : ANDI BONDAN

Belakangan muncul wacana bahwa Dana Desa akan ditiadakan. Wacana ini patut dikritisi secara serius karena Dana Desa selama ini terbukti menjadi motor percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Fakta di lapangan menunjukkan perubahan signifikan: infrastruktur desa berkembang pesat, jalan-jalan desa di banyak wilayah telah beraspal, akses ekonomi terbuka, dan kualitas hidup masyarakat desa meningkat.

 

Jika Dana Desa benar-benar ditiadakan, maka pembangunan infrastruktur desa hampir pasti akan terhambat. Padahal, kebutuhan desa tidak hanya sebatas jalan. Masih banyak infrastruktur dasar lain yang harus dibangun oleh pemerintah desa—mulai dari sarana air bersih, drainase, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi lokal—semuanya bermuara pada kesejahteraan rakyat desa.

 

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: mengapa Dana Desa diwacanakan untuk ditiadakan? Apakah karena adanya oknum kepala desa yang menyalahgunakan atau mengkorupsi Dana Desa? Jika demikian, alasan ini terasa tidak proporsional. Kerugian akibat ulah segelintir oknum kepala desa, jika dibandingkan dengan total anggaran Dana Desa yang mencapai sekitar Rp84 triliun, hanyalah sebagian kecil. Bandingkan dengan praktik korupsi besar yang melibatkan pejabat BUMN atau pengusaha tambang yang merugikan negara hingga ribuan triliun rupiah.

 

Akan menjadi keputusan yang tidak bijak apabila pemerintah—termasuk pemerintahan Presiden Prabowo—mengorbankan kepentingan jutaan rakyat desa hanya karena ulah beberapa oknum. Menghapus Dana Desa sama saja dengan menghukum seluruh desa di Indonesia atas kesalahan segelintir orang.

 

Solusi yang tepat bukanlah meniadakan Dana Desa, melainkan memperkuat pengawasan, transparansi, dan penegakan hukum. Tangkap dan adili oknum kepala desa yang korup, dan pada saat yang sama, tangkap pula para koruptor besar yang selama ini menggasak uang rakyat dalam jumlah jauh lebih besar. Dengan begitu, rasa keadilan benar-benar dirasakan oleh rakyat.

 

Seperti pepatah lama: bunuh tikusnya, jangan bakar lumbungnya. Dana Desa adalah lumbung kesejahteraan rakyat desa. Yang harus diberantas adalah tikus-tikus korupsinya, bukan program yang membawa manfaat nyata bagi pembangunan dan keadilan sosial. (Red)

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Di Tahun 2025, Kantor Pertanahan Kota Depok, Melalui Slogan ” BERBENAH ” Berkomitmen Mewujudkan Pelayanan Prima 
Next: Jelang Nataru 2025/2026, Kepala Jasa Raharja DKI Ikut Cek Kesiapan Terminal Pulo Gebang

Related Stories

IMG-20260417-WA0035
  • DAERAH

Halal Bi Halal Himpunan Alumni KNPI Banten, Momentum Perguliran Kepemimpinan Presidium

dinamikaxpress.com 17 April 2026
berita-dfc0562a-8a6b-4421-802c-9012ac44b7df
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN

Wujudkan Kuliah Gratis, Pemkab Tangerang Kembali Buka Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

dinamikaxpress.com 17 April 2026
Screenshot_20260417_004045_ChatGPT
  • NASIONAL

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

dinamikaxpress.com 17 April 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.