Tangerang Selatan, Dinamikaxpress.com – Musyawarah Akbar yang digelar Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANNAS) di kawasan Setu Parigi menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama memerangi penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, bersama berbagai elemen masyarakat, relawan, serta tokoh daerah yang memiliki kepedulian terhadap bahaya narkoba.
Dalam kesempatan itu, Komang Koheri menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Pencegahan narkotika harus dimulai dari masyarakat. Peran serta publik sangat penting untuk membantu pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba,” ujarnya.
Gen Z Jadi Sorotan
Dalam forum tersebut, Ardito menyoroti Generasi Z (Gen Z) sebagai kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, faktor rendahnya rasa percaya diri dan pengaruh gaya hidup menjadi pemicu utama.
“Banyak yang terjerumus karena ketidakpercayaan diri dan menganggap narkoba sebagai gaya hidup. Generasi muda harus berani mengatakan tidak pada narkoba,” tegasnya.
Ia juga menyinggung fenomena figur publik yang terjerat kasus narkoba yang dapat memengaruhi persepsi anak muda, sehingga diperlukan teladan positif di ruang publik.
Dorong Peran Artis dan Komunitas
Komang Koheri mendorong agar GANNAS dapat menggandeng kalangan artis yang bebas narkoba untuk menjadi role model bagi generasi muda.
“Artis yang tidak menggunakan narkoba harus tampil dan memberi contoh bahwa mereka tetap bisa sukses tanpa narkotika,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan komunitas, termasuk komunitas seni, sangat penting dalam memperluas kampanye anti narkoba di tengah masyarakat.
Narkoba Dinilai Sudah Darurat
Lebih lanjut, Komang Koheri menilai kondisi narkotika di Indonesia sudah berada pada tahap darurat. Ia menyoroti adanya oknum yang menyalahgunakan kewenangan untuk peredaran narkoba.
“Kita tidak bisa menutup mata. Ini ancaman serius bagi bangsa yang harus ditangani bersama,” ujarnya.
Perkuat Program P4GN
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah terus memperkuat program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
“Mulai dari Presiden, Gubernur, hingga Bupati/Wali Kota harus memiliki komitmen yang sama. Karena narkotika sudah menjadi ancaman serius yang harus kita lawan bersama,” jelasnya.
Ajak Selamatkan Generasi Bangsa
Menutup kegiatan, Ardito mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita semua. Mari kita selamatkan anak-anak Indonesia dari narkotika,” pungkasnya. (Red)