Jakarta, Dinamikaxpress.com– Sejumlah partai politik resmi menonaktifkan lima anggotanya di DPR usai pernyataan dan aksi mereka memicu kontroversi publik. Pengumuman ini disampaikan usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan partai politik, Minggu (31/8).
Mereka yang dinonaktifkan yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari NasDem, Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN, serta Adies Kadir dari Golkar. Sahroni dinilai membuat pernyataan merendahkan, sementara Nafa dikritik karena mendukung tunjangan rumah Rp50 juta. Eko dan Uya Kuya disorot akibat berjoget di ruang sidang DPR, sedangkan Adies Kadir dicopot setelah komentarnya soal tunjangan rumah menuai kecaman.
Selain penonaktifan, partai-partai juga sepakat mencabut sejumlah tunjangan DPR serta menunda kunjungan kerja luar negeri. Langkah ini diharapkan bisa memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif. (Wans)