Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260428_185417_ChatGPT.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • KESEHATAN
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • DAERAH
  • GP Ansor Parungpanjang Gelar MDS ke-180: Dzikir, Persatuan, dan Seruan Ketahanan Pangan
  • DAERAH

GP Ansor Parungpanjang Gelar MDS ke-180: Dzikir, Persatuan, dan Seruan Ketahanan Pangan

dinamikaxpress.com 28 Juli 2025 3 minutes read
IMG-20250729-WA0000

Kabupaten Bogor, DinamikaXpress.com- Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor ke-180 kembali digelar dengan penuh kekhidmatan pada Senin malam, 28 Juli 2025, bertempat di Rumah Yatim Piatu Baitul Qurro, Gintung Cilejet, Kecamatan Parungpanjang. Majelis ini menjadi bagian dari dakwah kultural Nahdlatul Ulama (NU), yang tidak hanya menjaga spiritualitas umat, tetapi juga memperkuat persatuan sosial dan semangat kemandirian masyarakat desa.

Kegiatan rutin yang telah memasuki edisi ke-180 ini dihadiri oleh berbagai tokoh pemerintahan, agama, dan pemuda, serta masyarakat setempat. Mereka datang untuk bersama-sama berdzikir, mempererat silaturahmi, dan menyatukan langkah dalam menyambut tantangan zaman dengan semangat gotong royong.

Dihadiri Tokoh Daerah dan Komponen Pemuda

Sejumlah tokoh yang hadir antara lain:

  • Camat Parungpanjang, Drs. Chairuka Judhyanto Nugroho, M.Si
  • Kepala Desa Gintung Cilejet, H. Mukmin
  • Ketua Ranting NU Gintung Cilejet
  • Ketua Forum Komite Sekolah Parungpanjang, Hilman Nurjaman
  • Ranting GP Ansor Gincil (Gintung Cilejet)
  • Perwakilan MUI Desa Gintung Cilejet
  • Tokoh masyarakat, anggota KNPI, Banser, serta pemuda Nahdliyin

Mengawali rangkaian acara, Yayat Supriatna, S.Pd.I—selaku tuan rumah sekaligus Sekretaris GP Ansor Parungpanjang—menyampaikan pentingnya menjadikan MDS sebagai nafas gerakan kaderisasi pemuda NU.

“Sudah 180 kali kita istiqomah hadir dalam majelis ini. Ini bukan sekadar acara, tapi inilah ruh kita. Semakin sering kita hadir, semakin kuat kita dalam barisan pengabdian untuk agama dan bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengajian bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga sarana penguatan solidaritas dan respon sosial terhadap ke

Dalam sambutannya, Camat Parungpanjang, Drs. Chairuka Judhyanto Nugroho, M.Si, mengapresiasi peran GP Ansor dalam merawat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat desa.

“GP Ansor tidak hanya menjaga dzikir, tapi juga menjaga kehidupan sosial di masyarakat. Ini harus terus hidup di desa-desa kita,” ujarnya.

Menjelang HUT ke-80 RI, Camat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat ketahanan lokal, terutama dalam sektor pertanian.

“Parungpanjang punya tanah, punya tenaga, dan punya semangat. Mari kita bangun desa mandiri pangan. Ketahanan ekonomi dimulai dari sawah, dari ladang, dari kebun-kebun kita sendiri,” tegasnya.

Sambutan penutup dari Kepala Desa Gintung Cilejet, H. Mukmin, menegaskan pentingnya peran pengajian sebagai pemersatu masyarakat.

“Ini adalah wajah desa kita—damai, rukun, dan penuh kebersamaan. Selama pengajian seperti ini masih hidup, insyaAllah desa kita akan diberkahi,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen mendukung seluruh kegiatan keagamaan dan pemuda yang berdampak positif bagi warga.

Dzikir, Ilmu, dan Aksi Sosial

Rangkaian acara MDS ke-180 dimulai dengan pembacaan istigosah oleh Ust. Hilman, dilanjutkan dengan kajian Kitab Kuning oleh Ust. Baweh dan KH. Taju Subki, Lc. Jamaah terlihat khusyuk dan antusias mengikuti seluruh rangkaian hingga penutupan yang diisi dengan doa bersama dan ramah tamah.

Sebagai bentuk kepedulian, panitia juga menggalang infak dan shodaqoh untuk mendukung operasional Rumah Yatim Baitul Qurro dan kegiatan sosial lainnya. Donasi dapat disalurkan melalui Hari Setiawan, S.I.Kom (0856-9455-5791).

Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor ke-180 menjadi bukti bahwa perubahan dan perjuangan tidak selalu lahir dari ruang formal. Dari surau kecil di Gintung Cilejet, semangat dakwah, penguatan karakter, dan kesadaran sosial ditanamkan dengan tulus dan konsisten.

“Ansor hadir bukan untuk gagah-gagahan. Kita hadir untuk memuliakan umat, menjaga marwah agama, dan menebar manfaat untuk sesama.”


(Arifianti)

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Lembang Sari Raih Kemenangan Dramatis di Kompetisi Sepak Bola Antar Desa Rajeg
Next: Serah Terima Jabatan Lurah Medang, Kecamatan Pagedangan Resmi Dilaksanakan

Related Stories

Screenshot_20260603_201922_Samsung Internet
  • DAERAH
  • POLITIK

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Festival Kuliner Nusantara Meriahkan Bulan Bung Karno di Tangsel

dinamikaxpress.com 3 Juni 2026
image_berita-c3543f8b-e859-4b85-85e8-366b4d8f364f
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN

Banten Catat Angka Melek Huruf 99,95 Persen, Akses Pendidikan Gratis Terus Diperluas

dinamikaxpress.com 30 Mei 2026
Screenshot_20260525_204216
  • DAERAH

Akses Bandara Diperbaiki, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Tuntaskan Perbaikan Jalan Raya Perancis

dinamikaxpress.com 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.