JAKARTA, Dinamikaxpress.com– Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta berkolaborasi dengan RS Hermina Podomoro dan Satlantas Polres Metro Jakarta Utara menggelar kegiatan Safety Campaign dan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Cilincing tersebut dihadiri Kepala Sub Bagian Pelayanan Jasa Raharja DKI Jakarta, Wahyu Agung, bersama tim pelayanan Jasa Raharja. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Camat Cilincing, Agung Tjahjo Kuntodi, serta diikuti perangkat wilayah dan unsur masyarakat setempat.
Melalui program berbasis domisili korban, Jasa Raharja terus memperkuat perannya tidak hanya dalam memberikan santunan pascakecelakaan, tetapi juga menghadirkan pelayanan preventif melalui edukasi keselamatan lalu lintas dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam penanganan kondisi darurat.
Dalam sambutannya, Wakil Camat Cilincing, Agung Tjahjo Kuntodi, mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan masyarakat. Menurutnya, Kecamatan Cilincing merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian bersama.
“Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman mendalam bagi kita semua, khususnya para perangkat pamong yang hadir, mengenai pentingnya keselamatan lalu lintas saat berkendara di jalan raya,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi mengenai budaya tertib berlalu lintas, kegiatan ini juga menghadirkan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dipandu oleh tim dokter dari RS Hermina Podomoro. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman kepada korban kecelakaan sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kepala Sub Bagian Pelayanan Jasa Raharja DKI Jakarta, Wahyu Agung, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis domisili korban menjadi salah satu strategi pelayanan yang memungkinkan identifikasi permasalahan keselamatan lalu lintas secara lebih akurat sesuai karakteristik wilayah.
“Melalui pendekatan ini, kami dapat memetakan risiko kecelakaan secara lebih tepat sasaran sekaligus menghadirkan langkah-langkah preventif yang efektif dan konkret di tingkat wilayah,” kata Wahyu.
Menurutnya, kolaborasi antara Jasa Raharja, institusi kesehatan, kepolisian, dan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun ekosistem keselamatan transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan Jasa Raharja yang tidak hanya berfokus pada penanganan korban kecelakaan, tetapi juga mengedepankan edukasi, pencegahan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan di wilayah DKI Jakarta.
Arifianti