Tangerang, Dinamikaxpress.com — Jembatan penghubung di Kampung Ilat, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, hingga kini belum juga dibangun kembali meski telah roboh sejak dua tahun lalu. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terganggu, terutama anak-anak yang harus menempuh jalur sulit untuk berangkat ke sekolah. (08/01/2026)
Warga menilai belum adanya tindakan nyata dari aparatur pemerintah setempat maupun Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat memprihatinkan. Jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk kegiatan pendidikan, ekonomi, dan sosial.
Camat Pasar Kemis, Nurhanudin, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang serta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2) terkait rencana pembangunan kembali jembatan tersebut.
“Koordinasi sudah kami lakukan, dan saat ini prosesnya masih berjalan,” jelas Nurhanudin.
Namun, penantian panjang membuat warga semakin resah. Ana Supriatna, tokoh masyarakat Kampung Ilat, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan.
“Kami sangat membutuhkan jembatan ini. Anak-anak kami kesulitan pergi ke sekolah karena jembatan yang roboh,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua RT 02/03, Muhtadi. Ia menuturkan warga telah menunggu selama dua tahun tanpa kejelasan.
“Kami bersama warga terus menunggu, tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda pembangunan. Kami berharap pemerintah mendengar aspirasi kami,” katanya.
Sorotan juga datang dari organisasi kemasyarakatan. Sekretaris Jenderal Grib Jaya DFC Kabupaten Tangerang, Nandang, menegaskan pentingnya jembatan tersebut bagi kehidupan warga.
“Jembatan ini adalah akses utama masyarakat. Kami tidak bisa membiarkan anak-anak terisolasi. Pemerintah harus segera bertindak,” tegasnya.
Di lokasi yang sama, Ketua DKM Masjid Al-Barokah Kampung Ilat, Marsidi, turut menyuarakan keresahan warga.
“Kami sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat,” ucapnya.
Masyarakat Kampung Ilat berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan jembatan demi kelancaran aktivitas dan keselamatan warga, khususnya anak-anak sekolah.
(Red/Gunawan)