Badung, Bali Dinamikacpress.com- Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, resmi menutup Kongres Ke-6 PDIP yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. Kehadiran Megawati pada Minggu siang (3/8) menjadi sorotan utama, khususnya karena ia dijadwalkan menyampaikan pidato politik yang dinantikan banyak pihak sebagai penegasan arah strategis partai ke depan.
Megawati tiba di lokasi kongres sekitar pukul 13.25 WITA, didampingi dua anaknya, Prananda Prabowo dan Puan Maharani. Ketiganya langsung memasuki ruang kongres tanpa memberikan pernyataan kepada awak media yang telah menunggu di pintu masuk. Sejumlah tokoh penting PDIP, termasuk Eriko Sotarduga dan Ronny Talapessy, tampak menyambut kedatangan Megawati.
Pidato Politik Megawati Jadi Puncak Kongres
Dalam pidato politiknya, Megawati menekankan pentingnya konsolidasi internal partai serta adaptasi terhadap dinamika sosial-politik nasional dan global. Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk tetap teguh pada ideologi partai dan menjalankan program kerja secara konkret dan terukur.
“PDIP bukan sekadar partai politik, tapi sebuah gerakan ideologis yang mengakar pada nilai-nilai Pancasila dan kerakyatan. Kita harus bersatu, solid, dan siap menjawab tantangan zaman,” ujar Megawati dalam pidatonya.
Pidato ini menjadi penutup dari serangkaian sidang komisi yang sebelumnya membahas isu-isu penting seperti strategi pemenangan pemilu, konsolidasi organisasi, serta arah kebijakan ekonomi dan hukum.
Susunan Pengurus Baru 2025–2030 Diumumkan
Kongres Ke-6 ini juga menjadi ajang resmi pengumuman struktur kepengurusan DPP PDIP periode 2025–2030. Megawati kembali terpilih sebagai Ketua Umum, sekaligus merangkap posisi Sekretaris Jenderal untuk sementara waktu hingga ditentukan pengganti definitif.
Struktur Inti:
- Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri
- Sekretaris Jenderal (sementara): Megawati Soekarnoputri
- Bendahara Umum: Olly Dondokambey
Sejumlah nama lama dan baru muncul dalam kepengurusan, mencerminkan kombinasi antara kader senior dan generasi muda. Posisi strategis seperti Ketua Bidang Politik dipercayakan kepada Puan Maharani, sementara Ganjar Pranowo ditunjuk sebagai Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Prananda Prabowo memegang posisi Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital, mempertegas arah PDIP dalam merespons era transformasi digital.
Beberapa Ketua Bidang Lainnya:
- Ideologi dan Kaderisasi: Djarot Saiful Hidayat
- Perekonomian: Basuki Tjahaja Purnama
- Hukum dan HAM: Yasonna H. Laoly
- Pertanian dan Pangan: Sadarestuwati
- Lingkungan Hidup: Eriko Sotarduga
- Hukum dan Advokasi: Ronny Talapessy
PDIP Menuju Arah Politik Baru
Kongres ini dinilai sebagai momentum penting bagi PDIP dalam merumuskan arah politik lima tahun ke depan. Dengan struktur organisasi yang telah diperbarui, partai berlambang banteng ini menargetkan penguatan akar rumput, konsolidasi kader, dan peningkatan efektivitas program kerja di tingkat nasional dan daerah.
Penutupan Kongres Ke-6 PDIP menandai babak baru bagi partai dalam menyongsong kontestasi politik berikutnya, sekaligus memperkuat posisi PDIP sebagai kekuatan politik yang solid dan adaptif di tengah perubahan zaman.
(Wans)