Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260428_185417_ChatGPT.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • KESEHATAN
  • HIBURAN
  • Uncategorized
  • OPINI
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • OPINI
  • Opini Publik: Pejabat Negara Adalah Pelayan Rakyat, Bukan Bos Rakyat
  • OPINI

Opini Publik: Pejabat Negara Adalah Pelayan Rakyat, Bukan Bos Rakyat

dinamikaxpress.com 21 September 2025 2 minutes read
Polish_20240729_123626290

Opini Publik:

Pejabat Negara Adalah Pelayan Rakyat, Bukan Bos Rakyat

Oleh: Andi Bondan

Pemimpin Umum Koran DinamikaXpos dan Dinamikaxpress.com

Foto: Ilustrasi

Pejabat negara sejatinya adalah jongos-jongos rakyat, pelayan yang digaji untuk mengabdi, bukan untuk dihormati apalagi dipuja. Namun, realitas di lapangan justru berbanding terbalik. Banyak pejabat hari ini yang merasa dirinya “bos rakyat”, menuntut penghormatan, bahkan ingin selalu dilayani. Padahal, yang menjadi “tuan” sesungguhnya adalah rakyat, pemilik sah Republik ini.

 

Rakyat tersenyum pahit menyaksikan kelakuan para pejabat yang lupa diri. Mereka hidup dari gaji yang bersumber dari keringat rakyat, namun justru kerap menyakiti hati rakyat dengan kebijakan yang tidak berpihak, pelayanan yang buruk, bahkan praktik korupsi. Mereka menuntut gaji besar, tetapi kinerja yang diberikan sering kali mengecewakan. Ironisnya, sebagian malah tega merampok uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan umum.

 

Sudah saatnya para pejabat kembali pada jati dirinya: pelayan rakyat yang tunduk pada konstitusi. UUD 1945 dengan tegas menyebutkan dalam Pasal 34 Ayat 1 bahwa “fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara”. Amanat ini jelas, bahwa negara wajib hadir untuk mengangkat harkat kaum miskin dan melindungi anak-anak terlantar, bukan malah membiarkan mereka merangkak dalam kemiskinan di tengah negeri yang kaya raya.

 

Ingatlah sumpah jabatan yang kalian ucapkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa ketika dilantik. Sumpah itu bukan formalitas, melainkan janji sakral yang akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

 

Karena itu, wahai para pejabat negara, buanglah jauh mental korup dan rakus. Layani rakyat dengan tulus. Hargai mereka yang telah mempercayakan Anda memegang amanah. Jangan biarkan rakyat kecil terus menjadi penonton di atas panggung kemakmuran negeri yang seharusnya mereka nikmati.

 

Rakyat adalah tuan, pejabat hanyalah pelayan. Maka, bekerjalah sebagai pelayan yang baik, sesuai amanat konstitusi dan sumpah jabatan.

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kang Dedi Mulyadi Akan Menindak Tegas Perusahaan Tambang Yang Bandel Terkait Jam Operasional di Parungpanjang
Next: PPP Akan Gelar Muktamar ke-X, DPW Banten Deklarasi Dukung Agus Suparmanto Jadi Caketum

Related Stories

file_0000000069b8720896f26a094ce06e07
  • OPINI

Dana Desa Dipangkas, Kepala Desa Kecewa: Program Pembangunan Dinilai Berpotensi Melambat

dinamikaxpress.com 8 Juli 2026
IMG-20260411-WA0022
  • OPINI

Menyambut Idul Adha 1447 H: Momentum Menguatkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

dinamikaxpress.com 25 Mei 2026
IMG-20260411-WA0022
  • OPINI

Sudah Seberapa Besar Kepedulian Sosial Pengusaha di Indonesia?

dinamikaxpress.com 11 April 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.