Tangerang, Dinamikaxpress.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Rajeg menggelar kegiatan roadshow halal bihalal kepada para tokoh ulama se-Kecamatan Rajeg pada Jumat (27/3). Kegiatan ini menjadi agenda rutin pasca-Idulfitri yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai spiritual organisasi.
Ketua PAC GP Ansor Rajeg, Chaerul Fajri atau yang akrab disapa Kang Fajri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Ansor Banser dalam menjaga hubungan baik dengan para tokoh agama dan sesepuh di wilayahnya.
“Kegiatan ini adalah tradisi rutin setelah Idulfitri sebagai upaya mempererat silaturahmi kepada para ulama dan sesepuh. Kami juga memohon wejangan, nasihat, serta motivasi demi kemajuan gerakan Ansor Banser di Kecamatan Rajeg,” ujarnya.
Menurutnya, selain sebagai ajang silaturahmi, roadshow ini juga menjadi bentuk ketakziman kepada para kiai yang selama ini menjadi panutan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PAC GP Ansor Rajeg menyambangi sejumlah tokoh ulama, di antaranya kediaman KH. Hudori selaku Ketua Suriyah MWCNU Rajeg, Drs. KH. Baikandi Abdul Gani, MM, Pd dari Pondok Pesantren Daarul Archam, KH. Nur Rohman, S.S., M.H. (Gus Rohman) dari Pondok Pesantren Technoprener As-Shofa, serta Ustaz Izul dari Pondok Pesantren Darul Ulum. Selain itu, rombongan juga bersilaturahmi dengan demisioner Kasatkorcab Banser Kabupaten Tangerang, Sahabat Anwari.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh dewan penasihat PAC GP Ansor, Ketua MDS Rijalul Ansor Rajeg, serta para kader Ansor Banser dari berbagai ranting di Kecamatan Rajeg.
Kang Fajri menambahkan bahwa pihaknya akan melanjutkan roadshow ke tokoh ulama lain yang belum sempat dikunjungi.
“Dalam waktu dekat, insyaallah kami akan melanjutkan silaturahmi ke ulama lainnya. Kami berharap nasihat dan doa dari para kiai dapat menjadi pedoman dalam menyusun program kerja ke depan,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sesi foto, serta saling bersalaman dan bermaaf-maafan antaranggota sebagai bentuk mempererat ukhuwah islamiyah. (Red/tim)
