
Bogor, DinamikaXpress.com – Pemerintah Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, kembali mengalokasikan Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa (Samisade) yang kini disebut sebagai bankeu (bantuan keuangan). Sosialisasi program ini dilaksanakan pada Rabu (23/07/2025) dan dihadiri oleh Kepala Desa Tegal Omat Jayadihati, Sekretaris Desa, Kapolsek Kemang, Camat Kemang, para ketua RT/RW, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Omat Jayadihati menjelaskan bahwa bantuan keuangan senilai satu miliar rupiah tersebut dialokasikan untuk dua titik pembangunan infrastruktur, yaitu betonisasi jalan desa.
Titik pertama berlokasi di Kampung Tegal RW 004 dengan anggaran sebesar Rp490.502.250. Proyek ini mencakup pembangunan jalan sepanjang 750 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang mempekerjakan warga setempat.
Titik kedua berada di Kampung Sasak RW 008 dengan anggaran Rp509.497.750. Jalan yang dibeton di lokasi ini memiliki volume 775 meter x 2,5 meter x 0,15 meter. Sama seperti di titik pertama, pelaksanaan kegiatan juga melibatkan masyarakat lokal.
Omat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga Desa Tegal atas partisipasi dan dukungan mereka. “Sebelumnya jalan ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, insya Allah setelah dibeton bisa dilewati kendaraan roda empat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kebijakan pengalokasian anggaran. Meski secara aturan diperbolehkan menggunakan 25 persen dari dana tersebut untuk perbaikan kantor desa, Omat menegaskan memilih untuk tidak mengambil opsi itu. “Buat apa kantor desa megah, tapi warga saya tidak merasakan dampak langsung dari pembangunan. Lebih baik dana difokuskan ke jalan yang bisa dinikmati semua warga,” ujarnya.
Tak hanya itu, Omat juga mengapresiasi warga yang dengan sukarela menghibahkan lebih dari 2.000 meter persegi tanahnya demi kepentingan pembangunan jalan desa. “Kalau dinilai secara materi, hibah warga ini bahkan melebihi nilai bantuan keuangan dari pemerintah kabupaten,” pungkasnya.
Dengan realisasi program Samisade ini, diharapkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Tegal semakin meningkat melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.
(KML)