Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260428_185417_ChatGPT.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • KESEHATAN
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • PEMBANGUNAN
  • Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Konsistensi STMA Trisakti dalam Pelestarian Mangrove di Angke Kapuk
  • PEMBANGUNAN

Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Konsistensi STMA Trisakti dalam Pelestarian Mangrove di Angke Kapuk

dinamikaxpress.com 28 Juli 2025 3 minutes read
IMG-20250728-WA0047

Jakarta, Dinamikaxpress.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif STMA Trisakti dalam menyelenggarakan kegiatan penanaman 3.000 bibit mangrove di kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara, dalam rangka memperingati World Mangrove Day 2025.

 

Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk kolaborasi nyata antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Jakarta yang semakin terancam oleh abrasi dan polusi.(27 Juli 2025)

 

Melalui tema “Hari Ini untuk Mangrove, Hari Esok untuk Kita Semua”, kegiatan ini tidak hanya menandai aksi reboisasi simbolik, melainkan menjadi bagian dari strategi mitigasi perubahan iklim yang digalakkan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam dokumen Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK).

 

Kepala Bidang Kehutanan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Bapak Romy Sidharta, A.P., M.Si, menyampaikan bahwa pelestarian mangrove menjadi strategi penting dalam menghadapi krisis ekologis di wilayah pesisir.

“STMA Trisakti adalah salah satu mitra perguruan tinggi yang paling konsisten mendukung program pelestarian kawasan mangrove di Jakarta. Mereka bukan hanya datang sekali, tapi hadir setiap tahun dengan semangat dan sumber daya yang nyata,” ujarnya.

 

“Penanaman mangrove ini akan membantu menyerap emisi karbon, menahan abrasi pantai, serta memperkaya keanekaragaman hayati perairan Jakarta,” tambahnya.

 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur (atau yang mewakili) turut menyampaikan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dunia pendidikan dan swasta.

“Kami menyambut baik keterlibatan aktif lembaga pendidikan tinggi seperti STMA Trisakti. Jakarta butuh lebih banyak kolaborasi seperti ini untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, terutama dari sisi komunitas,” kata perwakilan Gubernur DKI Jakarta dalam sambutannya.

 

Senada dengan itu, Walikota Jakarta Utara (atau yang mewakili) turut mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dan perusahaan swasta dalam kegiatan konservasi.

“Kegiatan ini memiliki nilai edukatif, ekologis, dan ekonomis. Jika dikembangkan secara berkelanjutan, kawasan Angke Kapuk bisa menjadi kawasan ekowisata hijau Jakarta yang modern dan terintegrasi,” tutur Walikota Jakarta Utara, dalam pernyataannya di lokasi acara.

 

Kegiatan tanam mangrove ini menjadi salah satu kegiatan lingkungan kampus yang paling konsisten dalam 6 tahun terakhir. STMA Trisakti telah menanam lebih dari 15.000 bibit sejak tahun 2016 dan menjadikan kegiatan ini bagian dari kurikulum pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat (service learning).

“Ini adalah teladan. Ketika kampus tak hanya mengajar teori di kelas, tapi juga membawa mahasiswa langsung ke lapangan untuk menyentuh isu yang riil. Saya berharap kampus lain di DKI Jakarta dapat mengadopsi model ini,” tambah Romy Sidharta dalam sesi wawancara bersama media.

 

Jakarta sebagai kota megapolitan menghadapi ancaman serius terkait perubahan iklim, penurunan kualitas udara, dan kenaikan permukaan air laut. Upaya restorasi kawasan mangrove menjadi salah satu langkah nyata yang efektif, murah, dan berkelanjutan.

 

STMA Trisakti bersama ratusan mahasiswa dan mitra sponsor dari industri asuransi melakukan aksi simbolis penanaman di dua lokasi: pinggir dermaga dan tengah muara dengan menggunakan rakit khusus. Aksi ini juga diiringi dengan penyerahan simbolis bibit dan pemberian penghargaan dari Dinas Pertamanan kepada kampus dan para sponsor.

 

Dengan suksesnya kegiatan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi gerakan jangka panjang yang melibatkan lebih banyak pihak: dari kampus, sekolah, perusahaan, hingga komunitas lokal.

“Kami siap memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan serupa di wilayah pesisir lainnya di DKI. Jakarta tak bisa diselamatkan sendirian – kolaborasi adalah satu-satunya jalan,” tutup Romy Sidharta mewakili Pemprov DKI.

(Arifianti)

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Misteri Penemuan Mayat Dalam Tong Di Sungai Cisadane
Next: Lembang Sari Raih Kemenangan Dramatis di Kompetisi Sepak Bola Antar Desa Rajeg

Related Stories

upload_2e2de79947cd99c9b84bb1b85f4ede59_427b77bf-50b5-4f13-a588-b3386e961375
  • DAERAH
  • PEMBANGUNAN

Pemkot dan DPRD Tangsel Sepakati Perda RTRW 2026–2045

dinamikaxpress.com 5 Mei 2026
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Syamsul Hariyanto, 
  • DAERAH
  • PEMBANGUNAN

Hujan Deras Senin Sore Picu Banjir di Serpong dan Setu, DPRD Tangsel Soroti Drainase

dinamikaxpress.com 5 Mei 2026
IMG-20260427-WA0024
  • PEMBANGUNAN

Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama untuk Transformasi Transportasi Publik

dinamikaxpress.com 27 April 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.