Bogor, Dinamikaxpress.com – SDIT Al-Fath menggelar Seminar Parenting 2026 bertema “Membangun Kecerdasan Emosi dalam Keluarga” di lingkungan sekolah, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat kolaborasi dengan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter peserta didik.
Seminar dihadiri Ketua Yayasan, Kepala SDIT Al-Fath, Komite Sekolah, Komite Kecamatan, dewan guru, serta ratusan wali murid. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan peran keluarga dalam proses pendidikan anak.
Dalam kegiatan tersebut, psikolog pendidikan Nyayu Nuurhasanah, M.Psi., Psikolog, hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai pentingnya kecerdasan emosi anak serta peran orang tua dalam membangun komunikasi yang sehat, memberikan keteladanan, dan menerapkan pola asuh yang positif di lingkungan keluarga.
Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama yang membentuk kemampuan anak dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara tepat. Karena itu, sinergi antara orang tua dan sekolah dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Suasana seminar berlangsung interaktif. Pada sesi diskusi, enam wali murid menyampaikan pertanyaan seputar pola pengasuhan, komunikasi dengan anak, hingga tantangan mendampingi perkembangan emosional di era digital. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi berlangsung.
Panitia juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti pembagian doorprize, undian nomor peserta, serta pemberian apresiasi kepada dua penanya terbaik. Rangkaian kegiatan tersebut menambah semarak acara sekaligus mempererat kebersamaan antara sekolah dan orang tua.
Melalui seminar ini, SDIT Al-Fath berharap kolaborasi antara sekolah, keluarga, yayasan, dan komite dapat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademik, karakter, serta kesehatan emosional anak.
Pihak sekolah menilai pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga. Dengan kerja sama yang berkesinambungan, diharapkan peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, kematangan emosi, serta akhlak yang baik.
(Arifianti)