Pandeglang, Dinamikaxpress.com — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan setelah terjadi keterlambatan distribusi ke sejumlah desa.
Pengelola dapur SPPG, Rizi, mengakui bahwa pada tahap awal pelaksanaan sempat terjadi keterlambatan pengiriman makanan ke tiga desa, yakni Desa Sesepan, Desa Perdana, dan Desa Kubangkampil. Menurutnya, kendala tersebut dipengaruhi oleh kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan bergelombang.
“Memang benar pada awalnya terjadi keterlambatan pengiriman. Hal ini dipengaruhi kondisi jalan yang kurang memadai,” ujar Rizi.
Program MBG sendiri memiliki dasar hukum melalui Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata cara penyelenggaraan MBG, serta Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 terkait pembentukan Badan Gizi Nasional. Program ini menyasar peserta didik, ibu hamil, dan balita, dengan pembiayaan yang dialokasikan dalam APBN 2026.
Keterlambatan distribusi menjadi perhatian karena berpotensi menurunkan kualitas makanan yang diterima masyarakat. Jika pengiriman tidak tepat waktu, makanan dikhawatirkan menjadi tidak layak konsumsi.
Di sisi lain, muncul pula pertanyaan terkait kesesuaian informasi pada baleho yang mencantumkan identitas SPPG. Lokasi dapur MBG yang dikelola disebut berada di Desa Sesepan, sementara kejelasan administrasi wilayah masih dalam proses penyesuaian.
Menanggapi hal tersebut, Rizi menyampaikan bahwa dokumen perizinan saat ini tengah dalam tahap revisi. “Suratnya sedang diperbaiki,” katanya.
Sementara itu, mantan Kepala Desa Cikayas, Mujid Wijaya, menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam distribusi makanan kepada penerima manfaat.
“Pengiriman seharusnya dilakukan pagi hari, sekitar pukul 08.00 hingga 09.00, agar dapat langsung dimanfaatkan,” ujarnya.
Rizi memastikan ke depan pihaknya akan melakukan perbaikan sistem distribusi, sehingga pengiriman MBG ke Desa Sesepan, Desa Perdana, dan Desa Kubangkampil dapat berjalan sesuai jadwal.
(Heri Ruswadi.MS)