Skip to content

www.dinamikaxpress.com

PORTAL BERITA & INFORMASI TERKINI

cropped-Screenshot_20260428_185417_ChatGPT.jpg
Primary Menu
  • Beranda
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PEMBANGUNAN
  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • TNI POLRI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SEPUTAR KITA
  • KESEHATAN
  • HIBURAN
  • Uncategorized
Light/Dark Button
Dinamikaxpress
  • Home
  • PENDIDIKAN
  • Muslich Taman: Guru Bukan Sekadar Profesi, Tapi Jalan Dakwah dan Pengabdian
  • PENDIDIKAN

Muslich Taman: Guru Bukan Sekadar Profesi, Tapi Jalan Dakwah dan Pengabdian

dinamikaxpress.com 21 September 2025 2 minutes read
IMG-20250921-WA0034

Bogor, Dinamikaxpress.com – Menjadi guru adalah pilihan hidup yang penuh pengabdian. Hal inilah yang diyakini oleh Muslich Taman, guru sekaligus Humas di SMAN 1 Rumpin, Kabupaten Bogor. Bagi Muslich, profesi guru bukan hanya pekerjaan, tetapi jalan dakwah dan ibadah yang mulia.

 

“Di antara sekian banyak karunia hidup yang Allah berikan, yang paling agung dan selalu kusyukuri adalah ketika Allah menakdirkanku menjadi seorang guru. Bagi saya, guru adalah pewaris para nabi,” ungkap Muslich.

 

Latar Belakang Sederhana

 

Muslich berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang petani, ibunya ibu rumah tangga. Dari tujuh bersaudara, hanya ia dan kakaknya yang menekuni profesi guru. Berbeda dengan istrinya yang berasal dari keluarga pendidik, Muslich menilai bahwa jalan hidup ini adalah takdir terbaik yang Allah pilihkan.

 

Profesi Mulia, Tantangan Besar

 

Menurut Muslich, menjadi guru berarti siap menanggung tanggung jawab besar, mulai dari mengajar, mendidik, hingga menjadi orang tua kedua bagi para siswa. Ia mengaku, tak jarang guru juga harus menjadi pendengar yang baik bagi murid-murid yang tengah menghadapi persoalan keluarga maupun sosial.

 

“Profesi guru memang penuh tantangan. Banyak yang mengatakan tanggung jawabnya berat, sedangkan gajinya kecil. Tapi bagi saya, bukan soal berapa gaji yang diterima, melainkan berapa banyak amal jariyah yang ditinggalkan melalui murid-murid yang sukses, saleh, dan berilmu,” jelasnya.

 

Guru Sebagai Jalan Ibadah

 

Muslich menegaskan bahwa profesi guru adalah ladang pahala. Ia mengutip sabda Rasulullah yang menyebut bahwa siapa saja yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan jalan menuju surga. “Kalau yang menuntut ilmu saja dimuliakan, apalagi mereka yang mengajarkannya,” tambahnya.

 

Ia juga mengingat pesan tokoh dunia seperti Aristoteles hingga Nelson Mandela yang menegaskan pentingnya pendidikan sebagai senjata mengubah peradaban.

 

Bangga Menjadi Guru

 

Meski penuh suka duka, Muslich mengaku tak pernah menyesal memilih profesi guru. Justru ia merasa bangga dan bahagia. “Selama Allah masih memberi kesempatan untuk mengajarkan ilmu, saya akan terus menjalani dengan penuh cinta dan pengabdian,” pungkasnya.

(Reny)

About the Author

dinamikaxpress.com

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pemdes Kalisuren Kecamatan Tajurhalang Kembali Menyalurkan Bankeu Untuk Pembangunan TPT
Next: Polsek Sepatan Giat Apel Siaga Pergantian Tugas Cipta Kondisi

Related Stories

image_berita-c3543f8b-e859-4b85-85e8-366b4d8f364f
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN

Banten Catat Angka Melek Huruf 99,95 Persen, Akses Pendidikan Gratis Terus Diperluas

dinamikaxpress.com 30 Mei 2026
IMG-20260527-WA0035
  • PENDIDIKAN

Hilman Nurjaman: Idul Adha Jadi Penguat Kepedulian dan Gotong Royong Pendidikan

dinamikaxpress.com 27 Mei 2026
IMG-20260525-WA0031
  • PENDIDIKAN

Siswa SMP PGRI 2 Ciledug Kota Tangerang Raih Prestasi Robotik Tingkat Nasional di Ajang R4M 2026

dinamikaxpress.com 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 Dinamikaxpress.com | MoreNews by AF themes.